IMPLEMENTASI WATERLOOP PADA SYSTEM REFRIGERASI

Sep 27, 8:31 AM HVAC

Proses pengembunan Gas refrigerant di unit condensor pada sistem refrigerasi  yang paling umum di gunakan adalah dengan memanfaatkan media  pendinginan udara yang bergerak  atau  pendinginan air dengan melaui proses sirkulasi pendinginan terbuka di cooling tower . Kedua  sistem  tersebut masing- masing memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri . Dalam mendesign sebuah sistem refrigerasi di sebuah gedung  tentunya harus mempertimbangkan berbagai macam faktor antara lain 

1.       Kondisi lingkungan yang ada dari aspek debu , suhu ambient , sirkulasi udara sekitarnya 
2.       Estetika bangunan 
3.       Tingkat kesulitan dalam pelaksanaan project 
4.       Ketersediaan lokasi penempatan unit 
5.       Biaya investasi yang di sediakan 
6.       Kemudahan pemeliharaan 
7.       Biaya operasional kedepan 
8.       Kemungkinan adanya perubahan kapasitas atau perubahan  layout penempatan unit 
9.       Dan lain – lain 


Sistem lain yang sekarang sudah mulai  di gunakan di pengelola bangunan gedung  di indonesia khususnya di sektor bisnis makanan adalah dengan mengunakan implemenatasi waterloop . 


Apa itu waterloop , yaitu suatu proses pendinginan unit kondensor pada suatu sistem refrigerasi dengan menggunakan sirkulasi air dengan sistem tertutup , dalam sistem ini panas kondensor di pindahkan kedalam media air yang di sirkulasi. Unit kondensor umumnya dalam sistem ini  digunakan adalah jenis Heat exchanger.  Panas air yang terjadi akibat adanya perpindahan panas dari unit kondensor di sirkulasi keluar gedung  dengan menggunakan pipa air untuk mendapatkan proses  pendinginan di sistem dry cooling unit. 


Dengan menggunakan pilihan sistem ini beberapa keuntungan yang akan di dapatkan antara lain : 


1.       Biaya investasi  lebih rendah karena tidak di perlukannya instalasi pipa panjang refrigerant ke unit compressor dan unit kondensor 
2.       Potensi  adanya  kebocoran Gas refrigerant dalam sistem  lebih  kecil 
3.       Peralatan pendingin tersebut  umurnya akan lebih panjang 
4.       Sistemnya mudah sehingga Pemeliharaan lebih mudah dan murah 
5.       Menurunkan penggunaan Gas HFC yang memiliki dampak terhadap lingkungan atau pemanasan Global 
6.       Penerapan unit pendingin pada supermarket  memiliki kemudahan untuk dilakukan pemindahan  guna kepentingan re-layout 
7.       Memiliki fleksibilitas tinggi sehingga design penempatan unit lebih mudah karena tidak terpaku kepada penggunaan panjangnya pipa refrigerant dalam instalasi . Hal ini umumnya di hadapin oleh konsultan dalam mendesign  cool storage hotel, restaurant atau sistem pendinginuntuk  makanan pada supermarket. 
 
Pada gambar diatas adalah  contoh gambar skematik instalasi sistem refrigerasi dengan Waterloop pada bisnis makanan di sebuah Supermarket 

 

Dengan kemudahan serta keuntungan yang di  dapatkan maka penggunaan Teknologi sistem Waterloop merupakan  pilihan lain yang sangat memungkinkan untuk di terapkan kusuanya bagi pengelola bisnis  makanan seperti Hotel , restaurant  guna mempertahankan kualitas  produk bahan baku untuk di olah selanjutnya. 

written by : Mardi Utomo (Ketua Umum BEA Indonesia)

Random Article

Atap Rumah Tropis

Sep 5, 3:15 AM