Bisnis Property

Sediakan Toilet Bagi Penyandang Cacat

BEA Indonesia: Masih banyak pengelola gedung  belum menyediakan toilet bagi penyandang cacat. Pada World  Toilet Summit 2013, di Solo, Jawa Tengah para penyandang cacat meminta disediakan toilet bagi mereka.

Demikian yang dikeluhkan Sugian Noor, koordinator bakat dan minat anak Yayasan Penyandang Anak Cacat (YPAC) Solo, pada aksi damai di sela-sela World  Toilet Summit 2013, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/10).

Lima orang penyandang tunadaksa memperagakan kesulitan yang dialami saat mencoba toilet standart orang normal. Satu persatu para penyandang cacat ini dengan tenaga yang mereka miliki,mencoba menaiki toilet tersebut. Meski berulang kali di coba,namun para penyandang cacat ini gagal mempergunakan toilet tersebut.

Sugian Noor menyesalkan adannya diskrimnasi terhadap kaum difable untuk bisa merasakan fasilitas umum. Mayoritas kaum difabel yang menggunakan kursi roda kesulitan memasuki toilet karena pintu toilet terlalu kecil untuk dimasuki kursi roda.

Akibatnya, pengguna kursi roda terpaksa merangkak dari depan pintu untuk mencapai toilet. Seharusnya dipintu keluar masuk toilet portable tersebut, dipasangkan tangga bagi kaum difable untuk naik kedalam toilet.

“Ini toilet dibangun bukan untuk kami para penyandang cacat. Toilet ini dibangun khusus untuk orang-orang yang kondisi fisiknya normal. Padahal kita sama-sama membutuhkan toilet seperti orang pada umumnya,” papar Sugian Noor disela aksi damai, di depan Toilet portable, Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.

Di stasiun, terminal, kantor-kantor pemerintahan, pasar, pertokoan, dan lain-lain jarang didapatkan toilet yang khusus didesain untuk penyandang cacat. ABQ/Adm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 2 =