Reneweble Energy

Ilmuwan Ciptakan Pengaturan Panas Bahan Bangunan

ENERGI. BAHAN BANGUNAN. bea-indonesia.org _ Jakarta. Pilihan energi pemanas dan pendingin yang efisien telah menjadi kebutuhan utama saat ini,  dan  para ilmuwan di Cina  telah berusaha menemukan solusi pamungkas.
Para peneliti yang berpusat di The University of Nottingham Ningbo China (UNNC) menemukan sebuah bahan yang dapat mempertahankan dan melepaskan panas sesuai dengan kebutuhan suhu tertentu.
Mereka percaya penemuan mereka dapat menawarkan penghematan energi yang cukup dan mengubah cara kita memanaskan dan mendinginkan bangunan kita.

Fasa perubahan penyimpanan bahan energi (PCM) telah memiliki kapasitas penyimpanan energi yang lebih besar dengan respon termal lebih cepat dari bahan dan bisa diproduksi lebih murah.

Jika suhu yang diinginkan di kamar adalah 22 ° C, material dapat disesuaikan sehingga mulai menyerap setiap kelebihan panas di atas suhu tersebut.

Bahan panas yang mengatur, dirancang oleh para peneliti di Universitas Pusat untuk Teknologi Energi Berkelanjutan, dapat diterapkan di mana saja, dari dinding dan atap untuk wallpaper.

Materi ini seukuran koin besar dan dapat diproduksi dalam berbagai bentuk dan ukuran. Hal ini juga dapat digunakan di gedung-gedung yang sudah ada maupun yang baru.

“Industri konstruksi menghasilkan emisi karbon lebih banyak dari industri lainnya di dunia, “kata Profesor Jo Darkwa Direktur
Pusat Teknologi Energi Berkelanjutan. “Materi ini, jika banyak digunakan, bisa membuat dampak yang besar dalam upaya dunia untuk mengurangi emisi karbon.”
Meskipun materi ini memiliki kemampuan mengendalikan suhu yang luar biasa, tidak akan mengurangi kebutuhan untuk metode pemanasan dan pendinginan lainya.
“Materi tidak akan membuat AC usang, karena Anda masih perlu sebuah AC untuk mengontrol kelembaban dan gerakan udara. Bahan ini murni mengurangi jumlah energi panas yang berlebihan di kamar, “kata Profesor Darkwa.

Materi  ini secara potensi dapat menghemat hingga 35 persen energi di gedung dan ilmuwan
percaya bahwa materi ini juga dapat digunakan dalam panel surya dan pencahayaan LED (light-emitting diode) untuk meningkatkan efisiensi dari teknologi alternatif energi yang menghasilkan.~~

Building Engeneering Association Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − 3 =