Green Building Operations, International

Parkir Sepeda Bawah Tanah Di Jepang

PARKIR SEPEDA. BAWAH TANAH. bea-indonesia.org _ Jakarta. Jumlah pengguna sepeda mengalami kenaikan yang cukup pesat di Jepang, dalam beberapa tahun terakhir. Alat transportasi ramah lingkungan ini mulai dilirik warga setempat menyusul larangan penggunaan alat transportasi yang bisa menghasilkan emisi.

Meski demikian, jalan khusus untuk sepeda masih belum populer di Jepang. Tingginya harga tanah membuat pengembangan fasilitas untuk sepeda masih minim. Itu sebabnya, banyak sepeda di parkir sembarangan, seperti di trotoar dan jalanan. Akibatnya akses ambulans atau mobil pemadam kebakaran terganggu.

Guna mengatasi soal tersebut, Giken Seisakusho Co., Ltd. memiliki ide unik sekaligus cemerlang. Perusahaan Jepang ini membuat parkir bawah tanah mekanik anti-gempa untuk sepeda.

Penggunaan parkir yang dinamakan Eco Cycle ini cukup sederhana. Seperti dilansir dari laman Giken, para pengguna cukup menaruh sepeda di Entrance Door (pintu masuk). Kemudian sensor secara otomatis membaca kartu IC yang dipasang di depan sepeda. Setelah itu Front Wheel Shutter akan terbuka secara otomatis. Kemudian pengguna menaruh roda sepeda bagian depan di tempat khusus.

Setelah roda depan sepeda diatur oleh Clamp, pengguna sepeda menjauh dari karpet dan menekan ‘Loading Button’. Entrance Door akan terbuka secara otomatis dan sepeda akan masuk ke Eco Cycle. Pintu pun kembali menutup secara otomatis. Sementara itu Transporting Tray akan membawa sepeda turun ke palet kosong.
Untuk mengambil kembali sepeda juga cukup mudah. Pengguna cukup memperlihatkan kartu IC ke Card Reader. Setelah itu pengguna menjauh dari karpet dan tunggu beberapa waktu. Transporting Tray akan mengambil sepeda dari palet. Setelah Entrance Door terbuka, sepeda dikeluarkan dari Eco Cycle. Pengguna cukup mengikuti instruksi selanjutnya dan kemudian mengambil sepeda.

Eco Cycle ini bisa dijumpai di sejumlah kawasan di Jepang, seperti di Stasiun Shinagawa, Tokyo, dan Stasiun Minami-Senri, Osaka. Menurut salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang, Bobby Chandra, kehadiran parkir sepeda bawah tanah ini sangat bermanfaat.

Meski belum pernah menggunakan fasilitas tersebut, Bobby yang kerap menggunakan sepeda saat bepergian, menilai bahwa Eco Cycle bisa menghindarkan adanya tindak pencurian. Selain itu, sepeda juga terlindungi dari guyuran hujan.

“Lampu sepeda saya pernah dicuri. Kalau disimpan di sana nggak usah takut kecurian,” jelas Boby.~~

[ viva.co.id/ bea-indonesia.org ]

Building Engineers Association Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 9 =