White Paper

Keuntungan Menggunakan Struktur Baja Dalam Jembatan

BAJA. JEMBATAN. bea-indonesia.org _ Jakarta. Pembangunan jembatan sudah mengambil banyak bentuk struktural dari tahun ke tahun.
Artikel konstruksi ini berhubungan dengan pemakaian besi baja dalam membuat jembatan dan keuntungannya/ kelemahannya jika dibandingkan dengan beton. Jmbatan yang dapat dilalui bisa digolongkan berdasarkan fungsinya seperti jalan raya, jalan kereta api,
pejalan kaki, jembatan dan semacamnya. Mereka secara struktur dapat dibagi ke dalam kategori dari baja atau beton.

Walaupun besi sudah umum digunakan dalam konstruksi jembatan tapi kemajuan terakhir di teknologi material, besi baja telah memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan perencanaan jembatan. Keuntungan struktur dari material besi baja dalam pembangunan jembatan
akan dibahas dalam artikel konstruksi ini. Rendahnya biaya pemasangan, jadwal konstruksi yang lebih cepat, dan keselamatan kerja
sewaktu pemasangan adalah beberapa keuntungan dalam konstruksi jembatan saat ini.

Keuntungan memakai material besi/ baja daripada beton. Selain kapasitas baja untuk menahan beban berat selama masa layan,
perencanaan juga harus memasukkan faktor arsitektur. Berdasarkan pertimbangan itu, jembatan baja menawarkan beberapa keuntungan
daripada beton.

Ada beberapa pertimbangan mengapa jembatan baja mempunyai nilai ekonomis daripada jembatan beton.

1. Besi baja mempunyai kuat tarik dan kuat tekan yang tinggi, sehingga dengan materialyang sedikit bisa memenuhi kebutuhan struktur.
2. Keuntungan lain bisa menghemat tenaga kerja karena besi baja diproduksi di pabrik dilapangan hanya ereksi pemasangannya saja.
3. Setelah selesai masa layan, besi baja bisa dibongkar dengan mudah dan dipindahkan ke tempat lain, setelah masa layan, jembatan baja bisa dengan mudah diperbaiki dari karat. dll yang menyebabkan penurunan kekuatan strukturnya.
4. Pemasangan jembatan baja di lapangan lebih cepat dibandingkan dengan jembatan beton.dan memerlukan suatu ruang yang relatif kecil di lokasi konstruksi. Ini adalah salah satu keuntungan dari jembatan baja ketika lokasi itu berhubungan
dengan lokasi proyek padat dan sempit.

Ada beberapa kelemahan memakai material besi/ baja daripada beton. Tapi baja juga memiliki kelemahan seperti
1. bisa berkarat
2. lebih berisik jika dilewati beban seperti kereta api.

Karena itu ada penelitian dan pengembangan untuk masalah ini yaitu mengembangkan baja mutu tinggi tahan korosi yang sangat berguna jika jembatan berada di daerah laut yang kadar garamnya tinggi. Untuk mengatasi kebisingan, maka dikembangkan beton komposit dengan baja di atas permukaannya, sehingga bisa menurunkan tingkat kebisingan.mengenai harga,

Penelitian di dalam kualitas baja yang digunakan di dalam pembangunan jembatan, bersamaan dengan metoda-metoda konstruksi
lainnya , sudah membuat produksi dan pemasangan jembatan baja bentang yang panjang. Dan komponen struktur baja dapat dibuat
sepanjangnya-panjangnya dan pemasangan dapat dibagi menjadi beberapa blok-blok. Sedangkan pengiriman komponen dan pemasangan di lapangan dapat bekerja dengan cepat dan mudah. Jembatan baja dapat dikhususkan untuk dibengkokkan atau disesuaikan dengan kondisi-kondisidi lapangan dengan sempurna.
Di mana lokasi berisi sebagian besar dari lumpur dan bumi lemah, konstruksi dari suatu jembatan baja dapat dilakukan dengan mudah
dan aman karena berat baja hanya 25 – 35 % dari bobot mati struktur beton yang setara.
Salah satu keuntungan besi baja dalam masalah keamanan strukturnya adalah besi baja mempunyai kekuatan struktur yang pasti bila dibandigkan dengan beton yang kekuatan strukturnya berubah berdasarkan campuran semen dan airnya. Karena diproduksi di pabrik, besi baja mempunyai
kualitas yang seragam dan ketelitian ukuran yang tinggi daripada beton.

Beban angin juga menjadi lebih kecil dalam jembatan yang memakai material baja. Ini dikarenakanmaterial struktur dengan memakai baja
lebih kecil daripada jembatan dari beton. Besi itu juga sangat keras, sehingga walaupun sudah mencapai titik leleh karena beban jembatan,
besi baja masih bisa kembali ke bentuk asalnya, berbeda dengan beton yang sangat rapuh, sekali dia meregang akan retak. Bila beton meregang
dalam waktu lama, beton cenderung untuk menyusut dan deformasinya akan menghasilkan retak. Baja juga tidak bermasalah seperti beton
yang punya kecenderungan untuk retak sewaktu masa pengecoran karena efek pengeringan.Dalam hal ini jembatan baja lebih bagus dari
beton dari sisi penampilan . Dalam hal gempa baja juga menunjukkan daya tahannya daripada beton.~~

[ Artikel konstruksi|teknologi konstruksi|harga bahan bangunan|material konstruksi|estimasi konstruksi bea-indonesia.org ]

Building Engineers Association Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − two =